Jangan pernah pelihara Anjing, Guguk !
Berlaku untuk anjing Lokal juga Ras
Kalau :
1. Hanya untuk keren-kerenan, merasa keren kalau piara guguk apalagi guguknya Golden Retriever atau Siberian Husky.
2. Menganggap mereka lucu, ya dianggap lucu karena masih kecil giliran udah gede, ngga terurus dan saki-sakitan dibuang. Jangan kecil lu sayang tua lu buang. Haram hukumnya.

3. Hanya buat jaga rumah dan menempatkan tuh anjing dikandang yang sempit di depan pintu pagar atau mengikatnya dengan tali yang pendek di sana. Tidak salah untuk jadi penjaga rumah tetapi lakukan dengan penuh tanggung jawab.

4. Cuma kasih makan kalau lagi ada sisa atau lagi inget aja selebihnya membiarkan mereka kehausan dan kelaparan.
5. Mengikat mereka, mengandangkan mereka sepanjang hari dengan dalih ngga mau repot, mereka nakal, nakal karena ngga pernah diajak main, nakal karena ngga diperhatikan. Ngga mau repot ya ngga usah pelihara, susah amat.
6. Tidak peduli dengan mereka, mau sakit, mau kedinginan, mau kepanasan.
7. Hanya untuk menghasilkan uang, memaksa mereka hamil dan melahirkan demi anaknya bisa dijual. Malu atuh cari makan dari guguk.
8. Menjadikan mereka binatang aduan sampai mereka luka-luka berdarah, tercabik-cabik dan bahkan mati. Pernahkan terbayang nanti gantian di sana kamu diadu satu sama lain. Kamu pikir Tuhan tutup mata ?
9. Menjadikan mereka makanan dengan cara-cara yang sangat kejam dan jauh dari nilai-nilai kemanusian demi melampiaskan napsu perut ? biarlah gambar yang berbicara.
10. Meninggalkan mereka / membuang mereka di jalanan ketika engkau harus berpindah rumah tanpa peduli bagaimana nasib mereka selanjutnya.
Berfikirlah 1000x sebelum memelihara anjing ! Piara anjing emang ngga mudah. Butuh pengorbanan dan komitmen !
Dah itu dulu aja.....

Peliharalah Guguk, Anjing Kalau :
Sanggup dan Komit untuk lakukin Tugas dan Kewajiban berikut ini
1. Memberi mereka makan dan minum secukupnya. Bukan sisa-sisa, artinya kalau pas ada sisa doang, bukan kalau lagi inget artinya kalau lagi inget doang. Butuh biaya ekstra kalau dah niat piara kucing / anjing.


2. Memberikan mereka tempat yang nyaman. Tempat nyaman bukan berarti harus di kasur atau sofa yang empuk tetapi tempat yang sehat, bersih dan mereka bebas bergerak. Bukan di kandang yang sempit sepanjang hari lagi, bukan di rantai udah pendek ditempat yang kotor dan tidak terlindung dari panas dan hujan lagi.
3. Mengobati ketika sakit dan memberi vaksin agar tidak sakit. Mereka bukan binatang yang lepas di alam liar yang punya kekuatan lebih.
4. Berikan perhatian dan kasih sayang. Yang namanya hewan piaraan seperti anjing dan kucing beda dengan ayam dan bebek, mereka hewan yang senang berinteraksi dengan manusia dan membutuhkan kasih sayang.
5. Pastikan keamanan mereka. Dalam artinya jangan sembarang kasih mereka main di luar tanpa pengawasan dan diracun orang.
6. Jaga kebersihan. Mesti rajin membersihkan kotoran mereka. Karena kotoran mereka pasti bau jangan sampai menganggu lingkungan sekitar. Kalau diprotes ya salah ente gan.
7. Jaga keamanan. Jangan biarkan peliharaan lepas khususnya anjing karena mereka tetaplah hewan yang memiliki naluri mempertahankan diri, karena merasa terancam bisa menyerang orang lain. Bisa dituntut sampeyan kalau tuh anjing sampai nyerang orang yang lewat / tetangga. Atau kucing sampeyan nyuri ikan tetangga he 3x.
8. Yang paling tinggi adalah anggap mereka sebagai anggota keluarga, kalau ente dah anggap begitu dah tau dong apa yang terbaik buat mereka he 3x
Dah itu dulu aja, ngga mudah kan, makanya mikir dulu sebelum pelihara.
Tapi buat yang komit semua itu asyik kok.
Dan kalau bisa lakukan, penuhi semua itu ente ajib gan !



Usia 0 tahun merupakan masa-masa yang kritis bagi perkembangan otak sang anak. Pada tahap inilah anak mengalami masa-masa keemasan dimana perkembangan otaknya terjadi dengan cepat dan pesat. Pada masa ini bahkan otak anak memiliki kemampuan untuk menyerap pengalaman-pengalaman baru lebih cepat dari anak yang berusia 3 tahun. Oleh sebabnya, Anda jangan sampai salah dalam mendidik maupun memberikan contoh-contoh bagi putra-putri Anda.

Tips sukses cara mendidik anak yang baik memiliki banyak metode. Seberapa besar tingkat kesuksesan dari metode yang diterapkan tentu tergantung dari seberapa efektif masing-masing orang tua dalam memberikan kontribusi kepada anak-anaknya. Agar Anda tak bingung dalam memberikan arahan untuk anak, berikut ini adalah beberapa cara mendidik anak yang baik, benar dan bijakyang bisa Anda coba.

1. Bersikap lembut dan tunjukkan kasih sayang yang tulus
Sebagai orang tua, selalu bersikap lembut kepada anak adalah hal mutlak yang harus dilakukan. Sebab hanya dengan tutur kata yang lembut, seorang anak akan mendengarkan perkataan dari orang tuanya. Selain dituntut untuk bersikap lembut kepada anak, orang tua juga selayaknya memberikan kasih sayang yang tulus dan utuh kepada anak. Salah satu contohnya adalah dengan mengatakan kepada anak bahwa Anda sangat menyayanginya.  Pelukan atau ciuman juga bisa menjadi penyemangat tersendiri bagi jiwa sang anak yang bisa Anda lakukan.

2. Jadilah pendengar yang baik dan berikan dukungan
Mungkin anak Anda pernah merasakan di olok-olok oleh teman sebayanya. Sebagai orang tua yang baik, cobalah untuk melakukan pendekatan agar si anak mau bercerita. Di saat seperti itu Anda dituntut untuk menjadi pendengar yang baik dan mampu mendengarkan semua keluh dan kesah si kecil. Ini adalah kunci sukses dalam membangun rasa percaya diri sang anak.

Berikanlah dukungan yang positif dan bekalilah ia dengan skill untuk menghindari olokan temannya serta kemampuan untuk bisa bersosialisasi dengan baik. Sebagai contoh Anda dapat mengajarkan anak Anda untuk menghindari sebuah ejekan dari temannya. Misalnya jika ada temannya yang mengatakan "Kamu jelek", lantas jawaban yang paling tepat adalah "Biarin yang penting pinter". Anak yang terbiasa mengolok-olok pasti akan merasa bosan dengan jawaban yang demikian karena ejekannya tidak ditanggapi dengan serius serta tidak mendapatkan feedback sesuai dengan yang ia inginkan, misalnya dengan menangis, mengadu atau marah.

3. Bangun kreatifitas dengan bermain bersama
Mengajarkan anak bukan berarti harus selalu membuat "peraturan-peraturan baru" yang tidak menyenangkan baginya, akan tetapi juga bisa dengan cara bermain bersama. Biarkan ia mempelajari sesuatu dari Anda dengan cara-cara yang jauh lebih menyenangkan seperti bermain, menari atau bermain musik bersama.

4. Hindari menggunakan kata "Jangan"
Inilah salah satu kesalahan yang kerap dilakukan oleh orang tua. Di saat anak tengah bereksperimen yang mungkin sedikit membahayakan, orang tua umumnya berkata "jangan" kepada anaknya. Sesungguhnya kata ini apabila terlalu sering diucapkan oleh orang tua kepada anaknya justru dapat berakibat negatif yang menyebabkan sang anak tidak berkembang kreatifitasnya. Untuk mengganti kata "jangan", Anda sebaiknya menggunakan kata lain yang bermakna lebih positif. Contoh kasusnya seperti misalnya ada anak yang berlari, lalu bundanya berkata "Jangan lari!". Sesungguhnya yang dimaksud sang bunda adalah "berjalan" saja akan tetapi sang anak tidak menangkap maksud ini. Jadi kalimat yang sebaiknya digunakan adalah "Berjalan saja" atau "Pelan-pelan saja" dan lain sebagainya.

Alternatif lain dari kata jangan yang sering diucapkan orang tua kepada anaknya
Tabel alternatif lain dari kata "jangan" yang biasa diucapkan orang tua kepada anaknya
5. Jadilah panutan dan idola untuk anak Anda
Pada umumnya setiap anak memiliki idola "superhero" di dunia imajinasinya. Namun di dunia yang sesungguhnya, ia juga pasti ingin memilikinya. Anda sebagai orang tua sebisa mungkin mencoba untuk menjadi apa yang diinginkan sang anak dan selalu bisa diandalkan. Salah satunya adalah dengan melakukan apa pun yang menurut Anda terbaik untuk bisa diberikan kepada putra-putri Anda.

6. Berikan rasa nyaman
Tumbuhkanlah rasa nyaman saat anak sedang bersama dengan Anda. Ajaklah untuk berdiskusi kecil di sela-sela kebersamaan Anda. Agar anak merasa nyaman, sebaiknya jangan menjadi yang merasa paling tahu segalanya sehingga membuat Anda terkesan mendominasi pembicaraan. Jadikan ia seperti seorang teman yang juga perlu untuk Anda dengarkan dengan baik dan penuh rasa simpati.

7. Tumbuhkan sikap menghormati
Ajarkan ia untuk selalu menghormati siapa pun orangnya, baik orang yang lebih tua maupun teman sebayanya. Hal ini penting untuk ditumbuhkan semenjak usia dini karena di kemudian hari saat ia dewasa ia dapat berlaku hormat kepada semua orang.

8. Ajarkan rasa tanggung jawab
Ajarkan dan ingatkan anak Anda untuk selalu memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya. Misalnya jika telah tiba waktunya untuk sekolah, ia harus berangkat. Jika ia bertanya mengapa harus demikian. Berikanlah alasan yang bisa dipahami olehnya.

9. Ajarkan untuk meminta maaf
Meminta maaf atas sebuah kesalahan adalah tindakan yang mulia dan kesatria. Ajarkanlah anak Anda untuk mau meminta maaf untuk kesalahan yang mungkin ia lakukan terhadap teman sebayanya agar ia menyadari bahwa perbuatan yang dilakukannya adalah tindakan yang kurang terpuji.

10. Jangan ditakut-takuti
Orang tua biasanya cenderung mengambil "jalan pintas" yang mudah. Selain berbohong, orang tua juga biasanya kerap menakut-nakuti anak agar anaknya mau menurut dengan segera. Ini adalah perilaku orang tua yang keliru karena selain bisa menjadi semacam trauma saat ia dewasa, hal ini juga mengakibatkan anak menjadi tidak mandiri sehingga dapat mengurung kreatifitasnya.

11. Jangan dibohongi
Sama halnya dengan ditakut-takuti, anak yang kerap dibohongi saat masih kecil akan menjadi terbiasa dengan kebohongan-kebohongan yang ditanamkan oleh orang tuanya. Saat nanti ia sudah besar, ia tentu akan menganggap berbohong adalah hal yang wajar untuk dilakukan karena semua orang termasuk orang tuanya juga melakukannya.

12. Jangan berkata keras dan mengancam
Banyak orang bilang anak itu tidak bedanya seperti kertas putih yang kosong. Baik atau tidaknya anak juga tergantung dari yang diajarkan orang tua kepadanya. Oleh sebabnya cobalah untuk sebisa mungkin menghindari perkataan yang keras, mengancam atau bahkan meneriaki sang anak. Apabila perilaku anak mungkin terkesan nakal atau bandel, cobalah untuk menahan emosi Anda dan katakan dengan lembut serta bijaksana.

13. Ajarkan keterbukaan
Disaat Anda memiliki waktu luang bersama dengan sang buah hati. Ajaklah berbincang dan cobalah untuk mencari tahu mengenai kesehariannya. Apa saja yang ia lakukan, apa yang membuat ia senang, apa yang membuatnya sedih atau bahkan yang membuatnya bersemangat. Dengan terbukanya sang anak, Anda juga bisa mencari mencari celah untuk dapat mengetahui sifat sang anak sekaligus menjadi inspirasi bagi orang tua. Orang tua yang baik dan bijak adalah orang tua yang dapat mengambil pengalaman dan pelajaran dari siapa pun termasuk dari anaknya sendiri.

Sumber : http://www.berjibaku.com/2014/11/cara-mendidik-anak-yang-baik-benar-dan.html

My Profile

Terlahir di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, Selasa Legi 1 Januari 1980. Dibesarkan di Sebuah Desa di Dekat Bukit Barisan Bengkulu. Menempuh pendidikan berpindah-pindah dari Bengkulu, Solo dan Terakhir SMK dan Kuliah di Ibu Kota Jakarta.

Saat ini bekerja sebagai penanggung Jawab IT di PT. Ditek Jaya kantor Pusat Jakarta. Bekerja di sini dari Tahun 2003.

Aktif melayani di Gereja di Multimedia, Praise & Worship & Misi Dept.
Punya hoby Traveling & Fotography juga Dog & Cat Lovers.
Sedang mengembangkan diri di bidang Entrepeneur dibidang IT & Fotography.


  







My Ministry

Saat ini melayani bersama GBI. Metamorfosa - Metamorfosa Ministry
Di mana Tuhan mempercayakan talenta talenta yang ada dan saya terus berupaya mengembagkannya dan memaksimalkannya untuk hormat dan kemuliaan bagi namaNya. Saya sadar sepenuhnya bahwa Tuhanlah yang memberian setiap kemampuan dan talenta dalam hidup saya. 

My Career

My Career 

2001 - 2002 : Training di PT. Liwa Wira Wisesa
2002 - 2003 : Technical Support di PT. Lima Wira
2003 - Now : IT Administrator di PT. Ditek Jaya

Ability and My Work experience :
1. Hardware & Software Support
2. Microsoft Windows, Linux & Mac  Support
3. Setup Server Windows & Linux Os
4. Setup LAN with Windows & Linux OS
5. Setup Wifi / Hotspot
6. Setup PDC, Mailserver & Proxy Server
7. Setup Faxserver
8. Setup CCTV Server
9. Antivirus & Security Specialist
10. Backup & Recovery Data Specialist
11. Router Gateway Proxy Support : Mikrotik, Untangle, Pfsense
12. Virtualization Support : VMWare, VMEsxi, Proxmox
13. Nas Support : Openfiler, FreeNas


My Galerry